Kejurnas Motocross Round 3 Bojonegoro : Tawarkan Pertarungan Seru Crosser Nasional

1984 views
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
otorace

KEJURNAS MOTOCROSS ROUND 3 BOJONEGORO. Menawarkan sirkuit standar Nasional serta memberikan perhatian soal medis pada kroser dan juga buka kelas pendukung Adventure. (A1/otorace)

OTORACE – SURABAYA, Kejuaraan Nasional Motocross yang berlangsung selama 2 hari (26-27/09/2015) di Sirkuit Perdana Jaya Banjarsari, Bojonegoro menawarkan pertarungan yang seru dan menarik dengan desain sirkuit yang standar Nasional. Sirkuit sepanjang 1.2 km yang didesain oleh desainer sirkuit motocross Nasional Kelik dengan karakter sirkuit yang menantang dan komplit sepeti jumpingan, handycap hingga tabletop.

ARIEF BUDHI P dan NYOMAN WB. Ini adalah Kejurnas Motocross terbaik sejak tahun 2014-2015 dengan desain sirkuit yang variatif dan memiliki panjang 1.2 km. (A1/otorace)

ARIEF BUDHI P dan NYOMAN WB. Ini adalah Kejurnas Motocross terbaik sejak tahun 2014-2015 dengan desain sirkuit yang variatif dan memiliki panjang 1.2 km. (A1/otorace)

Banyak sekali crosser dan mantan crosser yang senang sekali dengan desain sirkuitnya. “Menu utama dalam motokross adalah desain sirkuit dan pada even kali ini desainnya bagus cocok untuk gelaran Kejurnas,” buka Daniel Tangka, mantan crosser Nasional yang sekarang menjabat sebagai manager tim Pertamax Racing Husqvarna Indonesia.

Dua crosser nasional Aldi Lazaroni, dari tim Suzuki Evalube KYT IRC Ardian dan Doni Tata Pradita dari tim Malioboro City Akarmas Abirawa menjelaskan bahwa sirkuit kali ini bagus desainnya dan tidak mudah untuk ditaklukkan. “Kalau sirkuit desainnya bagus seperti ini, pembalap Nasional tanpa dikomando pasti akan datang,” sahut Daniel Tangka.

Persiapan yang dilakukan panitia lomba yang dibantu oleh Pengprov IMI Jatim dikemas apik, selain desain yang disukai crosser juga menawarkan premi asuransi yang lebih baik dari seri sebelumnya. “Kami sangat care dengan crosser dan menjaminnya dalam segala hal mulai desain sirkuit yang safety hingga memperhatikan soal medis dan asuransinya,” jelas Nyoman WB, biro roda 2 pengprov IMI Jatim.

Nyoman menambahkan bahwa panitia bekerjasama dengan RSUD di Bojonegoro untuk mendatangkan dokter bedah dan tulang stay di paddock medis. “Pada Kejurnas kali ini kita buka kelas pendukung yaitu kelas adventure yang diikuti 31 peserta. Ini adalah Kejurnas Motocross terbaik dari tahun 2014 hingga sekarang,” tambah Arief Budhi P, komisi MX/GTX PP IMI. (A1/otorace)

1,852 total views, 2 views today

Adventure Kejurnas Motocross Round 3 Bojonegoro Motocross

Related Post

Leave a reply

CAPTCHA