Riset Karburator Baru, 125Z Bjos KHI Motor Sungailiat Tembus 07.222 Detik

5890 views
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Erwin Sredex : Menembus time 07.222 detik berkat riset karburator PWM 38. (foto : singgih/otorace)

Erwin Sredex : Menembus time 07.222 detik berkat riset karburator PWM 38. (foto : singgih/otorace)

OTORACE.COM – SURABAYA, Siapa sih yang gak kenal tim Bjos KHI Motor Sungailiat di ranah balap 201 meter? Yups, tim asal kota Pahlawan, Surabaya ini kerap memborong piala terutama dikelas 2 Tak Bebek maupun Sport.

125Z : Persiapan matang dilakukan Asiung agar 125Z miliknya bisa optimal saat balap di Bangka Belitung tahun 2016 mendatang. (foto : singgih/otorace)

125Z : Persiapan matang dilakukan Asiung agar 125Z miliknya bisa optimal saat balap di Bangka Belitung tahun 2016 mendatang. (foto : singgih/otorace)

Kali ini Otorace.com akan mengulas Yamaha 125Z salah satu kuda besinya yang berhasil mencapai best time 07.222 detik saat ditunggangi Erwin Sredex pada even Bupati Cup Drag Bike di Tulungagung Minggu (29/11) kemarin.

“Saya tidak mengira kemarin bisa mencapai time 07.222 detik padahal silindernya sudah waktunya untuk ganti,” ujar Asiung owner Bjos KHI Motor Sungailiat.

Daripada penasaran langsung saja yuk intip jerohannya. Kuda besi racikan Anton ini menggunakan riset terbaru pada karburator PWM 38 yang sedikit dipapasnya. Meski terdengar asing namun Anton yang menyetting karburator pada pilot jet di angka 55 dan 155 untuk mainjetnya ini berhasil menempatkan 125Z ini naik ditangga podium.

“Mekanik umumnya memakai karburator PWK atau Keihin PJ tapi disini saya mencoba menerapkan hal baru agar bisa melakukan inovasi dan hasilnya cukup memuaskan,” ungkap Bejo sapaan akrab Anton.

Sisi dapur pacunya Anton mematok kompresi rendah 8 : 1 berkat piston bawaan pabrik berlingkar 53.8mm yang sudah dimodifikasi. Tentunya silinder dan headnya juga mengalami perubahan untuk memaksimalkan kompresi rendah ini.

“Sedikit penyesuaian di silinder dan headnya salah satunya sedikit mengurangi tinggi lubang buang untuk menjepit uap pembakarannya,” terang Anton sembari membor piston.

Memusatkan tenaga atasnya sang tuner memasang CDI Yz dan koil Yz yang diyakini bisa bernafas lebih panjang saat berada di putaran rpm tinggi. Kreatifnya lagi knalpot AHM pada motor bercat putih orange ini dirombak ulang untuk memaksimalkan gas pembuangannya.

“Semua persiapan ini dilakukan untuk balap di tempat kelahiran saya Bangka Belitung pada tahun 2016 mendatang meskipun disana lawannya rata – rata tuner nasional tapi kami tidak pernah menyerah untuk meraih prestasi,” ungkap Asiung yang juga mantan dragster. (Singgih/Otorace)

Data Modifikasi :
Motor : Yamaha 125Z tahun 2001
Kampas : Grand
Karburator : PWM 38
Piston : 125Z
Magnet : 125Z
CDI : Yz
Koil : Yz
Ban : Eat My Dust
Knalpot : AHM Modifikasi

5,160 total views, 2 views today

Bjos KHI Motor Sungailiat Drag Bike Drag Bike Tips

Related Post

Leave a reply

CAPTCHA