Drag Bike Kratingdaeng Tanpa Batas Blitar, 2 Jalur Poin Luput dari Dragster Kota Patria

1904 views
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
otorace

TANPA BATAS. Salah satu dragster yang turun di ajang Drag Bike Kratingdaeng Tanpa Batas Blitar, yang berlangsung di sirkuit Babatan, Wlingi, Blitar. (foto: joss/otorace)

OTORACE – Blitar, Perhelatan Drag Bike Kratingdaeng Tanpa Batas Blitar 2016 di lintasan Babatan, Wlingi, Blitar, Kamis (5/5/2016) berlangsung sukses! Ratusan starter pun memadati sirkuit sepanjang 201 meter itu, meski even ini digelar di luar hari Minggu.

SUKSES. Wahyudi (kanan) dan Farouq selaku pihak promotor menyatakan puas dengan gelaran kali ini. (foto: joss/otorace)

SUKSES. Wahyudi (kanan) dan Farouq selaku pihak promotor menyatakan puas dengan gelaran kali ini. (foto: joss/otorace)

Tak kurang dari 280 an starter berhasil menuntaskan 15 kelas Drag Bike, yang dibeber Mata Panah management bareng minuman berenergi Kratingdaeng. Dragster dari berbagai kota di Jatim pun banyak hadir, mulai dari Surabaya, Kediri, Malang, Tulungagung, Madiun, Blitar bahkan Madura.

Beberapa Dragster senior pun turut meramaikan ajang kedua di tahun 2016 dari Promotor asal Blitar ini. Di antara yang turut bersaing ketat seperti Rico Leonardi (DKMS-SURABAYA), Dadang Japronk (ARGA PUTRA FRC – KEDIRI), Adit Coco (WIJAYA RACING-KEDIRI), Adi S Tuyul (METAMORPHOSIS-KEDIRI), Dafi Mini (YPM 55 – TULUNGAGUNG), Ivan Bangun (RAMAJAYA UYE UYE – MALANG) dan beberapa dragster lainnya.

Sejatinya di ajang ini, dragster tuan rumah cukup terlihat berusaha keras menguasai lintasan, dan mampu meredam ambisi lawan-lawannya dari luar kota, dan membuahkan hasil. Salah satunya di kelas bergengsi berpoin BEBEK 4 TAK TU S/D 130 CC, yang terlihat dikuasai oleh dragster-dragster “kota Patria”. Di kelas ini, podium 1 dan 2 disabet dua dragster dari tim yang sama, yakni Galih Dwi dan Dafi Mini, yang keduanya berasal dari tim yang sama yakni tim Putra Tunggal Manahadap Blitar.

SEMARAK. Aksi Dragster dengan disaksikan ribuan penonton yang memadati di sisi kanan dan kiri sirkuit Babatan, Wlingi, Blitar. (foto: joss/otorace)

SEMARAK. Aksi Dragster dengan disaksikan ribuan penonton yang memadati di sisi kanan dan kiri sirkuit Babatan, Wlingi, Blitar. (foto: joss/otorace)

Galih sukses menduduki podium 1 dengan catatan waktu 8.241 detik, sementara rekan setimnya Dafi Mini hanya berhasil menorehkan catatan waktu 8.280 detik.

Namun sayang, untuk 2 kelas berpoin lain, yakni kelas DB2 BEBEK 4 TAK TU S/D 200 CC, dan kelas DB4 MATIC TU 200 CC harus luput dari dragster Blitar karena lebih gesit nya motor-motor dari dragster kota Malang. Nama Ivan Bangun dari tim IJRT METAMORPHOSIS pun ternyata masih harus diperhitungkan. Di kedua kelas itu, Ivan menyabet podium 1.

Rudi Ceklek selaku penyelenggara menyatakan puas dengan pelaksanaan Drag Bike kali ini. “Cukup puas, dengan gelaran kali ini, dan berharap untuk gelaran lain bisa dihelat lebih bagus,” tandas Rudi usai gelaran.

Senada dengan Rudi, Wahyudi selaku wakil dari pihak Kratingdaeng juga tidak dapat menyembunyikan kegembiraannya setelah usai Drag Bike. Wahyudi menyatakan, sebagai sponsor utama, tentu pihaknya puas dengan hasil kerja timnya dengan tim Mata Panah Management kali ini, karena lomba bisa digelar mulus tanpa hambatan, dan tuntas dengan tepat waktu.

“Harapan kami, kelak kita mungkin tidak hanya akan support pada even-evennya saja, namu demi turut meningkatkan kemampuan para pembalap tidak menutup kemungkinan kita bakal mensupport para pembalapnya,” pungkas Wahyudi. nja. @otoracecom

 

Hasil Drag Bike Kratingdaeng Tanpa Batas Blitar:

Hasil Drag Bike Wlingi Blitar Mei 2016 1
Hasil Drag Bike Wlingi Blitar Mei 2016 2

4,226 total views, 2 views today

Drag Bike Wlingi 2016

Related Post

Leave a reply

CAPTCHA