Ini Alasan Dovizioso Usai Tergelincir di Tikungan

693 views
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
otorace

Tergelincir. Dovizioso yang terjatuh mengakui akibat kesalahanya terlalu memiringkan motornya saat melewati tikungan. (foto: crash/otorace)

OTORACE – MotoGP, Pembalap Ducati Andrea Dovizioso mengangkat tangannya dan mengatakan bahwa penyebab kesalahan kali ini berasal dari sudut kemiringannya yang lebih, hingga menyebabkan dia tergelincir dan meluncur keluar dari tempat ketiga di Grand Prix Prancis di Le Mans.

Dovizioso yang berusaha mengejar Valentino Rossi kehilangan grip ban depan, bersama pembalap Repsol Honda Marc Marquez juga menderita nasib sama, di hampir waktu dan tempat yang sama.

“Saya sangat kecewa dengan kecelakaan itu. Tapi bagaimanapun, itu adalah kesalahan saya, karena saya memaksa miring hingga dua derajat lebih, dan itu sudah cukup untuk menurunkan kendali grip roda depan,” kilahnya.

Ditambahkannya, ban depan bekerja sangat baik selama akhir pekan, juga dalam balapan, tapi ini adalah karakteristik dari Michelin. Bahkan semua orang bisa jatuh dengan cara yang sama.

“Anda tidak pernah merasa bahwa Anda melewati batas, jadi jika Anda mendorong sedikit lebih itu bisa terjadi, dan Anda kehilangan kendali grip ban depan. Saya dan Marc jatuh dengan cara yang sama, seperti semua pengendara lain, dan itu pun terjadi pada hampir semua pembalap. Semua orang memiliki cara untuk mengelola karakteristik ban. Ini bukan masalah,” paparnya.

Dovizioso mengambil sisi positif dari penampilannya mulai kualifikasi hingga lap awal lomba, meskipun ia merasa kurang konsistensinya saat mengendalikan Desmosedici.

“Sangat senang tentang strategi saya di bagian pertama dari perlombaan. Karena kami memiliki kecepatan, kita bisa cepat dalam free practice pada awal balapan, tapi saya pikir race itu (Le Mans) adalah race yang penting, akhir pekan penting untuk memahami apa yang harus kita lakukan untuk akhir pekan,” kata Dovizioso.

Sekarang, imbuh Dovi, timnya memiliki basis kecepatan yang bagus, meski belum memiliki konsistensi. “Saya percaya kita terlalu banyak menggunakan ban belakang, kita menggunakan terlalu banyak energi untuk menjadi cepat, sehingga sulit untuk menjaga konsistensi balapan. Berada di depan, untuk tinggal dengan pembalap Yamaha pada saat ini, kita harus konsisten,” terang pembalap berusia 30 tahun, yang terpuruk di posisi 11 dalam klasmen sementara karena serangkaian DNF selama musim ini.

Dovizioso berkeinginan untuk menutup kesenjangan dari pembalap terdepan dengan menemukan satu set-up yang membutuhkan ‘agresivitas’ ban. “Tujuan kami adalah untuk mencoba menjadi cepat seperti sekarang, tapi dengan sedikit energi dan kurang agresivitas ban belakang, karena mungkin merupakan campuran dari banyak kompoun untuk ban” tutupnya. satriyo @otoracecom

3,183 total views, 0 views today

MotoGP Le Mans Dovizioso

Related Post

Leave a reply

CAPTCHA