Pecahkan Rekor ! Ninja Rangka Std HBM Revolusi SGT22, Tembus Time 07.056 Detik

2302 views
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
HBM Revolusi SGT 22 : Chaka (2 dari kiri) bersama Kawasaki Ninja yang berhasil memecahkan rekor time 07.056 Detik. (Foto : Singgih/Otorace)

HBM Revolusi SGT 22 : Chaka (2 dari kiri) bersama Kawasaki Ninja yang berhasil memecahkan rekor time 07.056 Detik. (Foto : Singgih/Otorace)

PROBOLINGGO – OTORACE.COM, Tidak ada yang menduga jika dalam gelaran Daytona Walikota Dragbike 2016 Seri 3 kemarin Minggu (18/09) Kawasaki Ninja milik tim HBM Revolusi SGT22 memecahkan rekor terbaru. Siapa yang menduga kuda besi tahun 2010 kilikan Sigit ini mampu menembus time 07.056 detik di kelas Sport 2Tak Rangka Std 155cc.

“Memang dalam motor ini saya merubah beberapa speknya tapi saya tidak menyangka kalau bisa tembus time 7.0 detik,” buka Sigit, tuner HBM Revolusi SGT22.

Bingung kan bagaimana bisa Kawasaki Ninja Rangka Standar bisa menembus time 08.056 detik? Nahh, kali ini Otorace.com akan mengulas oprekan dari tuner asal Sidoarjo ini. Mula – mula Sigit meramu ulang kembali bagian gigi rationya dengan memangkas bobotnya kisaran 40gram.

“Supaya lebih gampang saat mengoper dan tenaga atasnya lebih cepat muncul,” terang Sigit yang mengaplikasikan gigi ratio 1(16-29), 2(19-28), 3 sampai 6 standar pabrik.

Chaka Bholo : Aksi Chaka saat menunggangi Kawasaki Ninja milik HBM Revolusi SGT22 yang mampu memecahkan rekor time 07.056 Detik dikelas Sport 2Tak Rangka Std 155cc. (foto : singgih/otorace)

Chaka Bholo : Aksi Chaka saat menunggangi Kawasaki Ninja milik HBM Revolusi SGT22 yang mampu memecahkan rekor time 07.056 Detik dikelas Sport 2Tak Rangka Std 155cc. (foto : singgih/otorace)

Tuner berpawakan tinggi kurus ini juga masih mempertahankan Piston bawaan pabrik berdiameter 59mm yang distroke 0.5mm. Namun menurut Sigit ubahan yang paling membuat kuda besi ini semakin ngacir adalah dibagian porting exhaustnya. Pada setingan sebelumnya Sigit mematok porting exhaust berlingkar 31mm dan sekarang diubah 30mm.

“Untuk mempercepat tenaga tengah ke atasnya saya ubah settingan porting exhaust kemudian untuk mengimbangi asupan bahan bakarnya saya juga mengubah settingan main jet di angka 155,” jelasnya yang memakai knalpot KDX pada kuda besi andalannya.

Beberapa ubahan pada settingannya pun berhasil menciptakan time tercepat di tanah air. Sayangnya beberapa tim tidak ada yang bisa mempercayai hasil ini dan bahkan menyuruh mengulang start kembali.

“Saat pertama gass di jalur kanan timenya tidak keluar tapi di komputer timenya sudah 7,0 detik dan panitia menyuruh start ulang di lajur kiri. Akhirnya timenya keluar menunjukan 7.056 detik tapi beberapa tim ada yang protes untuk mengulang start kembali karena timenya dirasa tidak wajar,” ucap Chaka. (singgih/otorace)

ninja-hbm000012
ninja-hbm000011
ninja-hbm000013

Data Modifikasi :
Motor : Kawasaki Ninja Tahun 2010
Kampas : Standar
Membran : Standar
Final Gear : 13 – 39
Gigi Ratio : 1(16-29, 2(19-28), 3 sampai 6 standar
Piston : Standar diameter 59mm
Stroke : 0.5mm
Karburator : Standar Diameter 30mm
Pilot Jet dan Main Jet : 75 dan 155
CDI : RC
Koil : YZ
Knalpot : KDX
Ban : IRC Eat My Dust
Best Time : 07.056 Detik

9,770 total views, 6 views today

Dragbike Team

Related Post

Leave a reply

CAPTCHA