F1 Malaysia GP: Merasa Tak Berdaya, Hamilton Curhat Tentang Perjuangannya

516 views
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

hamilton-dnf-1

Formula 1 – Otorace.com, Lewis Hamilton menegaskan, dia tetap yakin masih bisa menang secara berturut-turut di tiga Formula 1 terkahir, dan meraih gelar World Championship tahun ini, tetapi ia mengakui memiliki perasaan ‘tak berdaya’ menyusul keluar dari lintasan secara pahit pada Grand Prix Malaysia.

Datang ke akhir pekan, berharap meraih kemenangan atas Nico Rosberg setelah tergelincir delapan poin dari rekan setimnya di Mercede setelah Singapura, Hamilton tampak mengatur untuk mendapatkan posisi yang lebih dari pesainga terdekatnya itu, namun sayang, ia justru “berputar” ke posisi buncit saat race Sepang, Malaysia, Minggu (2/10).

hamilton-dnf-2Pembalap Inggris itu memang nampak mengatur untuk meraih kemenangan ketujuh musim ini, hanya sayang akibat masalah unit daya pada Mercedesnya, Hamilton harus rela melepaskan ambisi itu, dengan cara spektakuler pada 16 lap tersisa.

Sebuah DNF teknis pertama bagi kedua Mercedes tahun ini. Hal ini membuat Rosberg pulih ke posisi ketiga untuk memperpanjang memimpin kejuaraan dengan 23 poin, Hamilton menyesal harus keluar sebelum waktunya dengan lima balapan tersisa musim ini, ia harus bisa membuktikan mimpinya untuk meraih gelar.
Memang, seperti dalam rollercoaster di musim ini yang telah melihat Hamilton mampu menekan defisit 43 poin dari Rosberg yang memimpin klasmen secara keseluruhan usai liburan musim panas. Ia mengakui set-back terbaru ini mengambil korban dan membuatnya mempertanyakan ‘power mesin yang lebih tinggi’.

“Ketika kami memiliki masalah pertama di musim ini, Anda selalu memiliki perasaan bahwa itu tergelincir melalui tangan Anda, tergelincir melalui jari-jari Anda dan tidak ada yang dapat Anda lakukan tentang hal itu. Kemudian ketika Anda memiliki hasil yang baik dan kemudian sekelompok hasil yang sulit dan itu perasaan yang mirip dengan apa yang kita miliki saat di Barcelona [ketika Rosberg dan Hamilton bertabrakan],” tanya Hamilton.

“Saya tidak tahu apa yang akan terjadi di ini lima balapan berikutnya, semua bisa saya lakukan adalah melakukan apa yang saya lakukan akhir pekan ini, datang benar, sebagai fokus seperti yang saya dapat, dimasukkan ke dalam pertunjukan seperti yang telah saya lakukan akhir pekan ini dan berdoa bahwa mobil memegang bersama-sama. Saya masih memiliki iman.

Memang, dengan Hamilton mengatakan kekecewaan pribadinya itu, termasuk ke dalam konteks setelah melihat air mata di mata mekanik, dia menolak untuk menyebutnya nya ‘sebagai titik terendah’ tetapi mengatakan ia merasa ‘tak berdaya’.

“Ini bukan titik terendah saya,” lanjutnya. “Aku sudah poin lebih rendah pasti. Dalam hal perasaan tak berdaya itu sudah pasti paling tak berdaya itu bisa berada di titik ini. Tapi saya akan mencoba untuk menemukan kekuatan dari dalam untuk dapat datang ke ini balapan berikutnya dengan penuh harap.”

“Saya menyukainya (Mercedes) dan tanpa mereka aku tidak akan memenangkan balapan ini dengan tambahan dua kejuaraan dan sementara perjuangan nyata sekarang, dan telah tahun ini, jujur saya merasa itu adalah tes kehendak, tes semangat saya dan yang saya akan kembali mendapatkan (gelar) dan terus berjuang untuk itu,” pungkasnya.

1,779 total views, 2 views today

Lewis Hamilton Sepang

Related Post

Leave a reply

CAPTCHA