Wet Race Ninja Randumas Jaya JMF Tembus 07.637 Detik

1343 views
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Randumas Jaya JMF : Ramuan untuk sirkuit basah dari sang tuner Bowo (kiri) berhasil menggondol 2 tropi. (Foto : Singgih/Otroace)

Randumas Jaya JMF : Ramuan untuk sirkuit basah dari sang tuner Bowo (kiri) berhasil menggondol 2 tropi. (Foto : Singgih/Otorace)

PAMEKASAN – Otorace.com, Berlaga di wet race dengan catatan time 7.6 detik pada kelas sport 2Tak rangka standar 155ccbisa dikatakan cukup fantastis. Pasalnya, sirkuit licin yang membuat ban mudah spin ditambah suhu udara dingin jelas membuat performa kuda besi dan sang joki menurun. Dan itulah yang di alami Arif Tijil saat menunggangi kuda besi milik Randumas Jaya JMF.

“Di cuaca seperti ini tidak hanya motor yang menurun performanya bahkan tadi saya sempat kram tapi untung saja pas sudah sampai timbangan,” ucap Arif Tijil sembari menggigil kedinginan di paddock.

Mesin : Sang tuner mempercayakan tenaga pada mesinnya dibuat lebih lembut dengan merendahkan kompresi dan menurunkan ukuran pilot jet dari 50 ke 45 untuk memuluskan jalannya di wet race. (Foto : Singgih/Otorace)

Mesin : Sang tuner mempercayakan tenaga pada mesinnya dibuat lebih lembut dengan merendahkan kompresi dan menurunkan ukuran pilot jet dari 50 ke 45 untuk memuluskan jalannya di wet race. (Foto : Singgih/Otorace)

Meskipun demikian, papa muda ini berhasil menyabet tropi kedua dengan catatan waktu 07.637 detik di Kejurda Drag Bike Seri 3, Pamekasan. Tentunya hasil ini berkat kolaborasi tangan dingin Andi Wibowo sebagai sang “dokter” bedah Kawasaki Ninja bercat hitam.

“Ada sedikit perubahan settingan dibagian karburatornya mas, karena hujan seperti ini saya mengganti settingan pilot jet yang mulanya 50 ke 45 untuk melembutkan motor dan traksi tenaga awalnya agak rendah sehingga minimalis spin,” ungkap Bowo yang menggunakan karburator bawaan pabrik dengan reamer 31mm.

Permainan aman pun terlihat dari perhitungan kompresi rendah 8 : 1 hasil cangkokan piston standar berlingkar 59mm yang distroke 0.5mm. Kapasitas mesin pun membangkak menjadi 154cc.

“Mengimbanginya saya memakai CDI milik Suzuki RC 80 dan untuk mengalirkan arus listriknya agar lebih lancar saya membubut ulang magnetnya,” terang Bowo yang juga masih aktif sebagai joki seeded.

Sentuhan akhirnya, tuner asal kota Jombang ini menggunakan knalpot buatan JMF yang dipercayainya menambah banyak power atasnya.

“Pencocokan gear juga penting, disini saya meramu ulang rasio di angka 1(17-30), 2(20-28), 3(20-24) sedangkan untuk 4 sampai 6 masih standar,” tutup Bowo yang berhasil membawa pulang tropi kedua dan ketiga dengan ramuan pada kuda besinya.

Data Modifikasi :
Motor : Kawasaki Ninja tahun 2006
Kampas : Taiyo
Final Gear : 13 – 39
Rasio : 1(17-30), 2(20-28), 3(20-24), 4 sampai 6 standar
Piston : Standar 59mm
Karburator : Standar reamer 31mm
CDI : Suzuki RC 80
Koil : Yz
Knalpot : JMF
Best Time : 07.376 detik

ninja-randumas-jaya-jmf-karbu0121
ninja-randumas-jaya-jmf-knalpot
ninja-rngka-std-randumas-ban

37,354 total views, 59 views today

Randumas Dragbike

Related Post

Leave a reply

CAPTCHA