Adit Coco Juara Umum Kratingdaeng Super Fighter Drag Bike 2017 dengan 200 Poin

264 views
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Jawara. Adit Coco saat gaspoll kuda besi andalannya di ajang Kratingdaeng Super Fighter Drag Bike 2017 dan menuntaskan musim 2017, dengan raihan total 200 Poin.

Lumajang – Otorace.com, Hasil Final Kratingdaeng Super Fighter Drag Bike 2017 yang berlangsung di lintasan Embong Kembar Lumajang, Minggu (5/11/2017), menunjukkan keperkasaan Adit Coco yang sulit tertandingi di musim 2017 ini, yang menghantarkannya menjadi juara umum Seeded dengan meraih total poin 200.

Lajang belia asal kota Tahun Kediri, secara eksklusif menyampaikan kegembiraan dan syukurnya pada Otorace.com, atas gelar juara umum yang sukses ia raih di ajang balap lintasan lurus 201 meter, yang digelar sebanyak 5 putaran ini.

Ubet (kiri) Juara Pemula bersama bos Wijaya tengah) racing dan Adit Coco

“Alhamdulillah, tentu mas, saya gembira dan bersyukur sekali bisa meraih gelar juara umum tahun ini. Meski perjalanan yang untuk meraih gelar ini sesungguhnya juga nggak mudah, kelihatannya saja seperti mudah, karena hampir di tiap seri saya selalu meraih poin penuh. Padahal sebenarnya, menurut saya seri tahun ini cukup berat karena para pesain saya juga memiliki kemampuan baik skill maupun performa mesin motor yang juga bagus,” papar Adit, pada Otorace, usai lomba.

Sejatinya, meski Adit mengaku perjuangannya mencapai gelar juara ini cukup berat, namun banyak kalangan yang memprediksi bahwa Adit bakal meraih gelar juara, mengingat selisih poin dengan para rival terdekatnya terpaut cukup jauh. Atas gelar yang ia raih, Aditpun berhak atas tropi juara umum seeded dan mengantongi hadiah uang tunai senilai Rp 8 juta

Adit pun tak lupa mengucapkan terima kasih pada seluruh kru dari Wijaya Racing sebagai tim yang menaunginya hingga sukses meraih gelar juara.

Di kelompok Pemula, rekan satu tim Adit Coco, yakni Ubet, dragster asal kota Pudak, Gresik, juga menorehkan prestasi serupa dengan berhasil mengumpulkan poin terbanyak.

Ajang pamungkas yang digelar Partner Automotive Club besutan Heppy, dengan pimpinan lomba Moy Arifin, memang sempat berlangsung cukup krusial akibat turunnya hujan deras disertai angin yang cukup lama, hingga race sempat dihentikan beberapa saat. Tak pelak, penuntasan drag bike pun dengan persetujuan pihak keamanan setempat molor hingga 1 jam.

Trek basah dengan rintik-rintik air yang turun saat hujan mulai mereda, tak menyurutkan para dragster termasuk para jawara seeded, pemula dan lokal untuk melanjutkan race.

8,153 total views, 0 views today

Adit Coco

Related Post

Leave a reply

CAPTCHA