Raungan di antara Keindahan Konsep Kratingdaeng Honda Executive Jatim Motocross 2017 Lumajang

391 views
  •  
  •  
  • 20
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    20
    Shares

Indah. Keindahan lokasi Kratingdaeng Honda Executive Jatim Motocross 2017 di Pronojiwo, Lumajang, dengan latar belakang kemegahan gunung Semeru.

Lumajang – Otorace.com. Cipratan roda kotak-kotak diringi raungan deru mesin motor-motor “garang garuk tanah” seakan memecah kesunyian kawasan Pronojiwo yang terletak tepat di kaki gunung tertinggi di pulau Jawa, Semeru.

Kawasan yang dipakai sirkuit seri Final Kratingdaeng Honda Executive Jatim Motocross 2017, dengan letak ketinggian 730 Meter Dpl (Di atas Permukaan Laut) ini, berhasil menyajikan perpaduan konsep keindahan alam dan kegarangan dunia motocross, ditambah penataan layout yang tepat dari lokasi start hingga lintasan menuju finis.

Bajuldanu

Sukses. Bajuldanu promotor (baju merah) bersama Lewis Stewart (tengah) dan Wahyudi (Kratingdaeng), bakal mengulang sukses di tahun depan.

Bajuldanu sang konseptor lintasan sekaligus promotor ajang kali ini, sukses memberikan kepuasan penyelanggaraan dan tampilan, baik pada peserta maupun penonton yang sudi hadir di kawasan yang berjarak sekitar 40 km dari kota Lumajang.

Di antara yang sulit dipungkiri dan dilupakan, keindahan lokasi start yang membujur dari Selatan ke Utara sekitar 30 meter, dimana pagi dengan cuaca cukup bersahabat membuat hampir sekujur tubuh gunung Semeru yang nampak di kejauhan menjadi latar belakang alam yang mengagumkan.

Tenda-tenda pantau yang berjajar di atas tempat start menambah kemeriahan lokasi tanpa mengurangi suguhan keindahan alam yang sudah ada. “Ini benar-benar eco autosport tourism, jadi benar-benar memadukan olah raga otomotif dengan keindahan alam yang sekaligus bisa dijadikan ajang wisata,” ungkap Bajuldanu, tentang konsep balap motor lintasan tanahnya kali ini.

Ditambahkannya, dunia balap motocross ataupun grasstrack tentunya lekat dengan alam, karena memang memanggunakan lintasan tanah, jadi kenapa tidak sekaligus dipadukan dengan keindahan alam yang banyak tersedia di Indonesia. “Lumajang salah satunya, yang memiliki keindahan yang terletak di Pronojiwo, yang berada di lereng gunung Semeru, hingga muncul ide konsep untuk memadukan antara berwisata dengan lomba balap motocross, dan nampaknya match,” tambahnya.

Senada dengan Wahyudi (Kratingdaeng), dia sedikit berkisah, awal munculnya tawaran konsep dari Bajuldanu, dirinya agak bertanya-tanya, bakal seperti apa jadinya, namun setelah menyaksikan sendiri secara fisik ternyata cukup bagus, dan patut menjadi contoh bagi gelaran-gelaran serupa di tempat lain, dengan bentuk keindahan lainnya.

“Beneran mas, saat pertama ditawari konsepnya saya kurang mengerti, namun saya percaya bahwa pelaksanaannya tentu profesional, dan benar saja saat tiba di lokasi, ternyata Bajuldanu mampu menyuguhkan kombinasi antara keindahan alam di lokasi dengan booth-boot yang ada serta layout lintasannya,” terang Wahyudi.

Bagi beberapa crosser dan tracker yang turun di ajang yang digelar 2 hari, Sabtu – Minggu (16-17 Desember 2017) ini, rasa lelah, capek usai membalap benar-benar terbayar dengan profesioalisme pelaksanaan dan keindahan alam sekitar. wow… selamat dan sukses untuk Kratingdaeng, Honda dan Bajuldanu serta para juara Final Kratingdaeng Honda Executive Jatim Motocross 2017.

6,511 total views, 4 views today

Grasstrack Motocross

Related Post

Leave a reply

CAPTCHA